Jumat, 16 Desember 2011

Puisi: Pria Sejati


Ketika langit mencurahkan hujan
Ketika bumi memancarkan air
Ketika gunung mengeluarkan lahar
Engkau tegar tanpa lindungan
Kecuali dari Tuhan

Ketika gelap menyelimuti bumi
Ketika hiburan malam mulai ramai
Engkau tetap berjalan
Menuju tempat sujud panjang

Tak hirau godaan
Tak gentar cobaan
Ketika keduanya datang
Engkau hanya mengatakan
Tiada peritiwa yang abadi

Dirimu sangat mulia
bagaikan mutiara
Diantara gurun pasir
Menyinari kegelapan

Dihatimu ada cinta
Ditanganmu ada Qur'an
Dipikiranmu ada islam
Diperkataanmu ada hikmah

Wahai pria sejati
Engkau adalah manfaat
Bagi dirimu dan lingkunganmu
Bagi dunia ataupun akhirat


(Zulfahmi, Yogyakarta 14-03-2004)

1 komentar:

Poskan Komentar

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More